Dinginnya di malam ini
Suasana pilu
Terkenang daku kembali
Sejarah silam
Setelah engkau pergi
Sepi hatiku
Terpadamlah api cinta
Musnah harapan
Mengapa engkau sanggup berubah pikiran
Hanya karena peristiwa itu
Kau hancurkan api cinta
Yang kita bina bersama
Di masa yang lalu
Kini aku terus tersiksa
Oleh kepalsuan cintamu
Tinggallah aku sendiri
Menanggung derita ini
Setelah engkau pergi
Sepi hatiku
Tak mungkin bercinta lagi
Biar kusendiri
Thursday, March 3, 2011
Gambaran Cinta
Vokal : Inka Christy
Sumbang irama kedengaran kini
Mengiringi langkahmu
Di saat bunga cinta sedang mekar
Kau undang kepiluan di hatiku
Kini setelah jauh terpisah
Hati rindu berharap
Pulanglah ke istana cinta kita
Lenyapkan keresahan
Yang menyelubung jiwa karenamu
Kekasihku
Kau umpama tirai cinta
Yang menghiasi hidupku
Seandainya engkau pergi
Hampa terasa hidupku
Hidup bagai pelayaran
Yang memerlukan haluan
Hanyut bahtera tanpa nahkodanya
Panas mentari hangat membakar
Aku terbias kedinginan
Gambaran cinta pudar warnanya
Di saat kau tiada di sini
Kini tinggal gambaran kedukaan
Sumbang irama kedengaran kini
Mengiringi langkahmu
Di saat bunga cinta sedang mekar
Kau undang kepiluan di hatiku
Kini setelah jauh terpisah
Hati rindu berharap
Pulanglah ke istana cinta kita
Lenyapkan keresahan
Yang menyelubung jiwa karenamu
Kekasihku
Kau umpama tirai cinta
Yang menghiasi hidupku
Seandainya engkau pergi
Hampa terasa hidupku
Hidup bagai pelayaran
Yang memerlukan haluan
Hanyut bahtera tanpa nahkodanya
Panas mentari hangat membakar
Aku terbias kedinginan
Gambaran cinta pudar warnanya
Di saat kau tiada di sini
Kini tinggal gambaran kedukaan
Wednesday, March 2, 2011
Kuta Bali
Andre Hehanusa
Sejak saat itu hatiku tak mampu
Membayangkan rasa di antara kita
Di Kuta Bali
Kau genggam jemari tangan
Menatap mentari yang tenggelam
Semua berlalu di balik khayalku
Kenangan yang indah berdua denganmu
Di Kuta Bali
Kau peluk erat tubuhku
Di Kuta Bali cinta kita
Bersemi dan entah kapan kembali
Mewangi dan tetap akan mewangi
Bersama rinduku walau kita jauh kasih
Suatu saat di Kuta Bali
Sejak saat itu hatiku tak mampu
Membayangkan rasa di antara kita
Di Kuta Bali
Kau genggam jemari tangan
Menatap mentari yang tenggelam
Semua berlalu di balik khayalku
Kenangan yang indah berdua denganmu
Di Kuta Bali
Kau peluk erat tubuhku
Di Kuta Bali cinta kita
Bersemi dan entah kapan kembali
Mewangi dan tetap akan mewangi
Bersama rinduku walau kita jauh kasih
Suatu saat di Kuta Bali
Kangen
Vokal : Lidia Natalia
Sudah begitu lama
Ingin aku katakan
Apa yang ada di hati ini
Tetapi ku tak tahu
Bagaimana caranya
Karena kutakut mengatakannya
Mungkinkah engkau tahu
Yang ada di hatiku
Apa yang kurasa saat ini
Kangen kangen kangen
Aku kangen padamu
Mungkinkah diriku telah jatuh cinta
Kangen kangen kangen
Aku kangen padamu
Begitu rindu bersemi di hatiku
O mungkinkah dirimu di sana
Sama seperti aku disini
Kita kini sama sama rindu
Dalam nada cinta
Berbagi rasa hanya kita berdua
Seiring jalan kita bersama
Sudah begitu lama
Ingin aku katakan
Apa yang ada di hati ini
Tetapi ku tak tahu
Bagaimana caranya
Karena kutakut mengatakannya
Mungkinkah engkau tahu
Yang ada di hatiku
Apa yang kurasa saat ini
Kangen kangen kangen
Aku kangen padamu
Mungkinkah diriku telah jatuh cinta
Kangen kangen kangen
Aku kangen padamu
Begitu rindu bersemi di hatiku
O mungkinkah dirimu di sana
Sama seperti aku disini
Kita kini sama sama rindu
Dalam nada cinta
Berbagi rasa hanya kita berdua
Seiring jalan kita bersama
Monday, February 28, 2011
Lebih dari segalanya
Lebih dari segalanya
Kuberharap padaMu
Lebih dari para penjaga
Berharap fajar pagi
Begitu rindu hatiku
Berada dekatMu
Alangkah dalam kasihMu
Memenuhi hidupku
Tenanglah jiwaku
Dalam naungan sayapMu
Menembus awan kelabu
Pandang kemuliaanMu
Selalu kurindu lekat dalam hatiMu
Mengikuti rencanaMu
Yesus Tuhan rajaku
Kuberharap padaMu
Lebih dari para penjaga
Berharap fajar pagi
Begitu rindu hatiku
Berada dekatMu
Alangkah dalam kasihMu
Memenuhi hidupku
Tenanglah jiwaku
Dalam naungan sayapMu
Menembus awan kelabu
Pandang kemuliaanMu
Selalu kurindu lekat dalam hatiMu
Mengikuti rencanaMu
Yesus Tuhan rajaku
Subscribe to:
Posts (Atom)