Black Sweet
Desiran angin malam yang berhembus
Menerpa diri dalam kesunyian
Sejenak aku terlena
Mengenang kisah yang telah berlalu
Kau datang bersama keanggunanmu
Yang membuat diriku terpesona
Kau membisikkan kata cinta
Dengan hati yang telah pasti
Tapi kini engkau telah pergi
Kau mengingkari semua yang telah kau ucapkan
Walaupun terasa resah di hati
Untuk menerima perpisahan yang terjadi
Tak terduga semula kan begini akhirnya
Semoga bahagia kan bersamamu
Thursday, April 14, 2011
Wednesday, April 13, 2011
Kasih Allahku Sungguh Telah Terbukti
Lidia Nur Said
Kasih Allahku sungguh telah terbukti
Ketika Dia serahkan AnakNya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasihMu
Bersyukur bersyukur bersyukurlah
Bersyukur karena kasih setiaMu
Kusembah kusembah kusembah dan kusembah
Selama hidupku ku sembah Kau Tuhan
Kasih Allahku sungguh telah terbukti
Ketika Dia serahkan AnakNya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasihMu
Bersyukur bersyukur bersyukurlah
Bersyukur karena kasih setiaMu
Kusembah kusembah kusembah dan kusembah
Selama hidupku ku sembah Kau Tuhan
Yesus Sahabat
Lidia Nur Said
Siapakah yang mau mengasihi aku
Siapakah yang mau bersahabat denganku
Siapa peduli masalah hidupku
Siapa peduli masalah jiwaku
Yesus Kau sahabat
Sahabatku setia
Yesus Kau sahabat yang mengenal hatiku
Yesus Kau sahabat mati bagiku
Yesus sahabat orang berdosa Kau sahabat setia
Siapakah yang mau mengasihi aku
Siapakah yang mau bersahabat denganku
Siapa peduli masalah hidupku
Siapa peduli masalah jiwaku
Yesus Kau sahabat
Sahabatku setia
Yesus Kau sahabat yang mengenal hatiku
Yesus Kau sahabat mati bagiku
Yesus sahabat orang berdosa Kau sahabat setia
Abang Tulang Bakso
Abang tulang bakso mari mari sini aku mau beli
Abang tukang bakso cepat dong kemari sudah tag tahan lagi
Satu mangkok saja dua ratus perak
Yang banyak baksonya
Tidak pakai saos tidak pakai sambal
Juga tidak pakai kol
Bakso bulat seperti bola pingpong
Kalau lewat membikin perut kosong
Jadi anak eh jangan suka bohong
Kalau bohong digigit ompong
Abang tukang bakso cepat dong kemari sudah tag tahan lagi
Satu mangkok saja dua ratus perak
Yang banyak baksonya
Tidak pakai saos tidak pakai sambal
Juga tidak pakai kol
Bakso bulat seperti bola pingpong
Kalau lewat membikin perut kosong
Jadi anak eh jangan suka bohong
Kalau bohong digigit ompong
Tuesday, April 12, 2011
Pusara tak bernama
Dalam belaian angin senja di atas bukit nan sepi
Engkau terbaring dalam tidurmu yang lelap
Dalam temaram senja kelabu di sisi lorong yang sepi
Engkau tertidur di kesunyian abadi
Engkau tak dikenal namamu di lembaran bunga bangsa
Engkau dilupakan jasamu di lembaran sejarah
Pusara tak bernama kau ditinggal terlantar penuh debu
Pusara tak bernama siapa pemilikmu sejak itu
Pahlawan
Engkau terbaring dalam tidurmu yang lelap
Dalam temaram senja kelabu di sisi lorong yang sepi
Engkau tertidur di kesunyian abadi
Engkau tak dikenal namamu di lembaran bunga bangsa
Engkau dilupakan jasamu di lembaran sejarah
Pusara tak bernama kau ditinggal terlantar penuh debu
Pusara tak bernama siapa pemilikmu sejak itu
Pahlawan
Subscribe to:
Posts (Atom)