Thursday, April 14, 2011

Desiran Angin Malam Yang Berhembus

Black Sweet

Desiran angin malam yang berhembus
Menerpa diri dalam kesunyian
Sejenak aku terlena
Mengenang kisah yang telah berlalu

Kau datang bersama keanggunanmu
Yang membuat diriku terpesona
Kau membisikkan kata cinta
Dengan hati yang telah pasti

Tapi kini engkau telah pergi
Kau mengingkari semua yang telah kau ucapkan
Walaupun terasa resah di hati
Untuk menerima perpisahan yang terjadi

Tak terduga semula kan begini akhirnya
Semoga bahagia kan bersamamu

Wednesday, April 13, 2011

Kasih Allahku Sungguh Telah Terbukti

Lidia Nur Said

Kasih Allahku sungguh telah terbukti
Ketika Dia serahkan AnakNya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasihMu

Bersyukur bersyukur bersyukurlah
Bersyukur karena kasih setiaMu
Kusembah kusembah kusembah dan kusembah
Selama hidupku ku sembah Kau Tuhan

Yesus Sahabat

Lidia Nur Said

Siapakah yang mau mengasihi aku
Siapakah yang mau bersahabat denganku
Siapa peduli masalah hidupku
Siapa peduli masalah jiwaku

Yesus Kau sahabat
Sahabatku setia
Yesus Kau sahabat yang mengenal hatiku
Yesus Kau sahabat mati bagiku
Yesus sahabat orang berdosa Kau sahabat setia

Abang Tulang Bakso

Abang tulang bakso mari mari sini aku mau beli
Abang tukang bakso cepat dong kemari sudah tag tahan lagi

Satu mangkok saja dua ratus perak
Yang banyak baksonya
Tidak pakai saos tidak pakai sambal
Juga tidak pakai kol

Bakso bulat seperti bola pingpong
Kalau lewat membikin perut kosong
Jadi anak eh jangan suka bohong
Kalau bohong digigit ompong

Tuesday, April 12, 2011

Pusara tak bernama

Dalam belaian angin senja di atas bukit nan sepi
Engkau terbaring dalam tidurmu yang lelap

Dalam temaram senja kelabu di sisi lorong yang sepi
Engkau tertidur di kesunyian abadi

Engkau tak dikenal namamu di lembaran bunga bangsa
Engkau dilupakan jasamu di lembaran sejarah

Pusara tak bernama kau ditinggal terlantar penuh debu
Pusara tak bernama siapa pemilikmu sejak itu
Pahlawan

Ketik judul, penyanyi, composer atau potongan lirik