Dari pintu jendela kulihat engkau di sana
Bergandeng tangan berdua sungguh mesra
Mungkinkah kau sengaja menyakiti hatiku
Bagai petir menyambar tubuhku
Jangan kau bunuh diriku
Dengan cintamu yang palsu
Lebih baik aku mati di tanganmu
Aku rela bersimpuh di telapak kakimu
Kalau kau anggap diriku yang bersalah
Ingin kumenangis tapi kumalu
Pada dia cicak cicak di dinding
Tak cukupkah kasih sayang dariku
Semua telah kukorbankan untukmu
Kasih kuharap darimu
Jangan ada dua cinta dalam hatimu
Thursday, April 14, 2011
Janganlah Bimbang dan Ragu
Janganlah bimbang dan ragu akan hidupmu di dunia
Serahkanlah pada Yesus segala beban hidupmu
Jangan kuatir akan hidupmu
Hari ini dan esok lihatlah burung di udara Dia pelihara
Lihatlah bunga bakung di padang Dia hiasi
Apatah lagi engkau Dia mengasihi
Di dalam dunia hanya satu
Yang dapat menjamin hidupMu
Di luar Yesus kau tak dapat berbuat sesuatu
Serahkanlah pada Yesus segala beban hidupmu
Jangan kuatir akan hidupmu
Hari ini dan esok lihatlah burung di udara Dia pelihara
Lihatlah bunga bakung di padang Dia hiasi
Apatah lagi engkau Dia mengasihi
Di dalam dunia hanya satu
Yang dapat menjamin hidupMu
Di luar Yesus kau tak dapat berbuat sesuatu
Desiran Angin Malam Yang Berhembus
Black Sweet
Desiran angin malam yang berhembus
Menerpa diri dalam kesunyian
Sejenak aku terlena
Mengenang kisah yang telah berlalu
Kau datang bersama keanggunanmu
Yang membuat diriku terpesona
Kau membisikkan kata cinta
Dengan hati yang telah pasti
Tapi kini engkau telah pergi
Kau mengingkari semua yang telah kau ucapkan
Walaupun terasa resah di hati
Untuk menerima perpisahan yang terjadi
Tak terduga semula kan begini akhirnya
Semoga bahagia kan bersamamu
Desiran angin malam yang berhembus
Menerpa diri dalam kesunyian
Sejenak aku terlena
Mengenang kisah yang telah berlalu
Kau datang bersama keanggunanmu
Yang membuat diriku terpesona
Kau membisikkan kata cinta
Dengan hati yang telah pasti
Tapi kini engkau telah pergi
Kau mengingkari semua yang telah kau ucapkan
Walaupun terasa resah di hati
Untuk menerima perpisahan yang terjadi
Tak terduga semula kan begini akhirnya
Semoga bahagia kan bersamamu
Wednesday, April 13, 2011
Kasih Allahku Sungguh Telah Terbukti
Lidia Nur Said
Kasih Allahku sungguh telah terbukti
Ketika Dia serahkan AnakNya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasihMu
Bersyukur bersyukur bersyukurlah
Bersyukur karena kasih setiaMu
Kusembah kusembah kusembah dan kusembah
Selama hidupku ku sembah Kau Tuhan
Kasih Allahku sungguh telah terbukti
Ketika Dia serahkan AnakNya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasihMu
Bersyukur bersyukur bersyukurlah
Bersyukur karena kasih setiaMu
Kusembah kusembah kusembah dan kusembah
Selama hidupku ku sembah Kau Tuhan
Yesus Sahabat
Lidia Nur Said
Siapakah yang mau mengasihi aku
Siapakah yang mau bersahabat denganku
Siapa peduli masalah hidupku
Siapa peduli masalah jiwaku
Yesus Kau sahabat
Sahabatku setia
Yesus Kau sahabat yang mengenal hatiku
Yesus Kau sahabat mati bagiku
Yesus sahabat orang berdosa Kau sahabat setia
Siapakah yang mau mengasihi aku
Siapakah yang mau bersahabat denganku
Siapa peduli masalah hidupku
Siapa peduli masalah jiwaku
Yesus Kau sahabat
Sahabatku setia
Yesus Kau sahabat yang mengenal hatiku
Yesus Kau sahabat mati bagiku
Yesus sahabat orang berdosa Kau sahabat setia
Subscribe to:
Posts (Atom)