Bunga Citra Lestari
Sejak ia pergi dari hidupku kumerasa sepi
Dia tinggalkanku sendiri di sini tanpa suatu yang pasti
Aku tak tahu harus bagaimana
Aku merasa tiada berkawan selain dirimu selain cintamu
Kirim aku malaikatMu
Biar jadi kawan hidupku
Dan tujukkan jalan yang memang kau pilihkan untukku
Kirim aku malaikatMu
Karena ku sepi berada di sini
Dan di dunia ini aku tak mau sendiri
Tanpa terasa kuteteskan air mata ini
Yang tiada pernah berhenti mengiringi kisah di hati
Thursday, April 14, 2011
Yesus Allah Yang Hidup
Lidia Nur Said
Bila pencobaan ujian bagimu
Bapa kan kuatkan imanmu harus teguh
SabdaNya kepada kita
Engkau harus mampu
Karena anak Allah
Bapa yang di surga akan menolongmu
Karena Yesus Allah yang hidup
Yesus Allahku yang hidup
Yesus Allahku yang kuasa
Yesus Allahku yang hidup
Yesus Allah yang hidup
Bila pencobaan ujian bagimu
Bapa kan kuatkan imanmu harus teguh
SabdaNya kepada kita
Engkau harus mampu
Karena anak Allah
Bapa yang di surga akan menolongmu
Karena Yesus Allah yang hidup
Yesus Allahku yang hidup
Yesus Allahku yang kuasa
Yesus Allahku yang hidup
Yesus Allah yang hidup
Tiada Lagi
Mayang Sari
Sia sia sudah kita jalin cinta
Bila hati selalu berbeda
Sampai kapan lagi kuharus manahan
Rasa kecewa di dalam dada
Seandainya kita masih bersatu tak mungkin kan menyatu
Walau masih ada sisa cinta biarkan saja berakhir sampai di sini
Tiada lagi yang kuharapkan tiada lagi yang kuimpikan
Biar aku sendiri tanpa dirimu
Tiada lagi kata cintaku
Takkan lagi kubersamamu
Biar kusimpan semua kenanganku bersamamu
Sia sia sudah kita jalin cinta
Bila hati selalu berbeda
Sampai kapan lagi kuharus manahan
Rasa kecewa di dalam dada
Seandainya kita masih bersatu tak mungkin kan menyatu
Walau masih ada sisa cinta biarkan saja berakhir sampai di sini
Tiada lagi yang kuharapkan tiada lagi yang kuimpikan
Biar aku sendiri tanpa dirimu
Tiada lagi kata cintaku
Takkan lagi kubersamamu
Biar kusimpan semua kenanganku bersamamu
Jangan Ada Dua Cinta
Dari pintu jendela kulihat engkau di sana
Bergandeng tangan berdua sungguh mesra
Mungkinkah kau sengaja menyakiti hatiku
Bagai petir menyambar tubuhku
Jangan kau bunuh diriku
Dengan cintamu yang palsu
Lebih baik aku mati di tanganmu
Aku rela bersimpuh di telapak kakimu
Kalau kau anggap diriku yang bersalah
Ingin kumenangis tapi kumalu
Pada dia cicak cicak di dinding
Tak cukupkah kasih sayang dariku
Semua telah kukorbankan untukmu
Kasih kuharap darimu
Jangan ada dua cinta dalam hatimu
Bergandeng tangan berdua sungguh mesra
Mungkinkah kau sengaja menyakiti hatiku
Bagai petir menyambar tubuhku
Jangan kau bunuh diriku
Dengan cintamu yang palsu
Lebih baik aku mati di tanganmu
Aku rela bersimpuh di telapak kakimu
Kalau kau anggap diriku yang bersalah
Ingin kumenangis tapi kumalu
Pada dia cicak cicak di dinding
Tak cukupkah kasih sayang dariku
Semua telah kukorbankan untukmu
Kasih kuharap darimu
Jangan ada dua cinta dalam hatimu
Janganlah Bimbang dan Ragu
Janganlah bimbang dan ragu akan hidupmu di dunia
Serahkanlah pada Yesus segala beban hidupmu
Jangan kuatir akan hidupmu
Hari ini dan esok lihatlah burung di udara Dia pelihara
Lihatlah bunga bakung di padang Dia hiasi
Apatah lagi engkau Dia mengasihi
Di dalam dunia hanya satu
Yang dapat menjamin hidupMu
Di luar Yesus kau tak dapat berbuat sesuatu
Serahkanlah pada Yesus segala beban hidupmu
Jangan kuatir akan hidupmu
Hari ini dan esok lihatlah burung di udara Dia pelihara
Lihatlah bunga bakung di padang Dia hiasi
Apatah lagi engkau Dia mengasihi
Di dalam dunia hanya satu
Yang dapat menjamin hidupMu
Di luar Yesus kau tak dapat berbuat sesuatu
Subscribe to:
Posts (Atom)