PADI
Bila cinta menggugah rasa
Begitu indah mengukir hatiku
Menyentuh jiwaku hapuskan semua gelisah
Duhai cintaku duhai pujaanku
Datang padaku dekat di sampingku
Kuingin hidupku selalu dalam peluknya
Terang saja aku menantinya
Terang saja aku mendambanya
Terang saja aku merindunya
Karena dia
Karena di begitu indah
Duhai cintaku pujaan hatiku
Peluk diriku dekatlah jiwaku
Bawalah daku melayang memeluk dikau
Terang saja aku menantinya
Terang saja aku mendambanya
Terang saja aku merindunya
Karena dia
Karena dia begitu indah
Saturday, September 17, 2011
SUNGGUH
Vokal : Ninok
Huh...
Kusadar kini aku telah sendiri
Kau pergi sementara
Ataukah untuk selamanya
Huh...
Hanya bintang tempat aku mengadu
Dalam malam ini aku bersujud menunggumu
Tanpa pernah kudapat mengerti
Hanyalah dekat denganmu
Kuingin kau satu pintaku selalu
Jangan pernah kau tinggalkan aku sungguh
Karena ku tak mampu tuk menahan segala rasa
Jangan pernah kau lepaskan
Jiwa ini telah melebur dan menyatu
Tapi kini kau tinggalkan aku sungguh
Dan aku tak mampu menahan segala rasa.
Huh...
Kusadar kini aku telah sendiri
Kau pergi sementara
Ataukah untuk selamanya
Huh...
Hanya bintang tempat aku mengadu
Dalam malam ini aku bersujud menunggumu
Tanpa pernah kudapat mengerti
Hanyalah dekat denganmu
Kuingin kau satu pintaku selalu
Jangan pernah kau tinggalkan aku sungguh
Karena ku tak mampu tuk menahan segala rasa
Jangan pernah kau lepaskan
Jiwa ini telah melebur dan menyatu
Tapi kini kau tinggalkan aku sungguh
Dan aku tak mampu menahan segala rasa.
Kuhidup Di Dalam Mujizat
Kau Bapa mengasihiku
Kau Yesus menyelamatkanku
Roh Kudus kuasaMu menolongku
Ku selalu percaya padaMu
Kau Bapa mengasihiku
Kau Yesus menyelamatkanku
Roh Kudus kuasaMu menolongku
Ku selalu percaya padaMu
Di dalamMu ada pemulihan
Di dalamMu ada kelimpahan
Selama Kau bertahta di hatiku
Kuhidup di dalam mujizat
Di dalamMu ada kemenangan
Di dalamMu ada kemuliaan
Selama kulakukan perintahMu
Kuhidup di dalam mujizat
Kau Yesus menyelamatkanku
Roh Kudus kuasaMu menolongku
Ku selalu percaya padaMu
Kau Bapa mengasihiku
Kau Yesus menyelamatkanku
Roh Kudus kuasaMu menolongku
Ku selalu percaya padaMu
Di dalamMu ada pemulihan
Di dalamMu ada kelimpahan
Selama Kau bertahta di hatiku
Kuhidup di dalam mujizat
Di dalamMu ada kemenangan
Di dalamMu ada kemuliaan
Selama kulakukan perintahMu
Kuhidup di dalam mujizat
Sunday, September 4, 2011
Di Sini Di Batas Kota Ini
Vokal : Tommy J Pisa
Di sini di batas kota ini
Ingin kutuliskan surat untukmu
Biar engkau mengerti
Perjalanan hidupku
Di dalam menggapai cita cita
Rintangan yang datang silih berganti
Pedih perih mencekam menusuki
Aku mengharap selalu doa suci dari mu
Duhai kasih tambatan hatiku
Kukenang lagi saat menjelang perpisahan
Kau menangis di pangkuanku
Begitu tulus akan cinta kasihku
Semakin pilu aku mengenangmu
Mungkinkah kau masih mengharapkanku
Kini tubuhku penuh dengan duka
Gagal dan gagal lagi apa yang aku cari
Tangis perih tersimpan dalam hati
Di sini di batas kota ini
Ingin kutuliskan surat untukmu
Biar engkau mengerti
Perjalanan hidupku
Di dalam menggapai cita cita
Rintangan yang datang silih berganti
Pedih perih mencekam menusuki
Aku mengharap selalu doa suci dari mu
Duhai kasih tambatan hatiku
Kukenang lagi saat menjelang perpisahan
Kau menangis di pangkuanku
Begitu tulus akan cinta kasihku
Semakin pilu aku mengenangmu
Mungkinkah kau masih mengharapkanku
Kini tubuhku penuh dengan duka
Gagal dan gagal lagi apa yang aku cari
Tangis perih tersimpan dalam hati
Mungkinkah Ini Nasibku
Vokal : Ratih Purwasi
Ciptaan : Obbie Mesakh
Semula tak pernah kusangka
Akan begini nasib cinta kita
Semula tak pernah kuduga
Kau yang kusayang pandainya berdusta
Bukan dari teman kudengar kau berkencan
Tapi mata ini melihat sendiri
o o o
Tega kau lakukan itu
Apa sih kurangnya diri
Hilanglah sudah paras wajah ini
Hingga kau mencari yang lain
Mungkinkah mungkin ini nasibku
Harus gagal malam ini
Mungkinkah mungkin ini takdirku
Harus luka malam ini
Musnahlah sudah harapan di hati
Bersama itu tak mungkin lagi
Kalau memang harus begini
Kau dan aku berpisah karena dusta
Cukup satu kalu luka hati ini
Jangan sampai terulang kembali
Ciptaan : Obbie Mesakh
Semula tak pernah kusangka
Akan begini nasib cinta kita
Semula tak pernah kuduga
Kau yang kusayang pandainya berdusta
Bukan dari teman kudengar kau berkencan
Tapi mata ini melihat sendiri
o o o
Tega kau lakukan itu
Apa sih kurangnya diri
Hilanglah sudah paras wajah ini
Hingga kau mencari yang lain
Mungkinkah mungkin ini nasibku
Harus gagal malam ini
Mungkinkah mungkin ini takdirku
Harus luka malam ini
Musnahlah sudah harapan di hati
Bersama itu tak mungkin lagi
Kalau memang harus begini
Kau dan aku berpisah karena dusta
Cukup satu kalu luka hati ini
Jangan sampai terulang kembali
Subscribe to:
Posts (Atom)