Ratu
Semakin jauh kumengenalmu
Kumengerti dirimu sehari hari
Semakin aku memuja kamu
Mengagumi dirimu sehari hari
Semakin dalam diriku tenggelam
Ke dalam samudera cintamu yang dalam
Semakin hari semakin cinta
Semakin hari semakin rindu
Semakin dalam perasaan
Kasih dan sayangku kepada kamu
Semakin lama kuredam hatiku
Semakin deras badai asmaraku
Semakin aku menyadari
Ku tak bisa bila tak ada dirimu
Semakin jauh kumengenalmu
Ku mengerti dirimu sehari hari
Semakin aku memuja kamu
Mengagumi dirimu sehari hari
Semakin dalam diriku tenggelam
Ke dalam samudra cintamu yang dalam
Semakin hari semakin cinta
Semakin hari semakin rindu
Semakin dalam perasaan
Kasih dan sayangku kepada kamu
Semakin lama kuredam hatiku
Semakin deras badai asmaralku
Semakin aku menyadari
Ku tak bisa bila tak ada dirimu
Wednesday, April 25, 2012
Hilang
Garasi
Di manakah cinta sejati
Yang memberi ketenangan hati
Sampai kapan kuharus menanti
Kau pergi dan takkan kembali
Dan aku menangis
Dan aku terluka bila ya ya ya
Dan aku menangis dan aku terluka
Bila engkau menghilang
Kau pergi dariku tinggalkanku
Lewati malam tanpa kasihmu
Kurangkai kata kurangkai nada
Yang kuinginkan hanyalah cinta
Dan semua menghilang
Dan semua menghilang
Dan semua menghilang ya ya ya
Semua karena cinta kumenangis
Semua karena cinta kutertawa
Semua karena cinta
Semua karena cinta
Yang kau tinggalkan hanyalah luka
Di manakah cinta sejati
Yang memberi ketenangan hati
Sampai kapan kuharus menanti
Kau pergi dan takkan kembali
Dan aku menangis
Dan aku terluka bila ya ya ya
Dan aku menangis dan aku terluka
Bila engkau menghilang
Kau pergi dariku tinggalkanku
Lewati malam tanpa kasihmu
Kurangkai kata kurangkai nada
Yang kuinginkan hanyalah cinta
Dan semua menghilang
Dan semua menghilang
Dan semua menghilang ya ya ya
Semua karena cinta kumenangis
Semua karena cinta kutertawa
Semua karena cinta
Semua karena cinta
Yang kau tinggalkan hanyalah luka
Apakah Ada Bedanya
Ebiet G Ade
Apakah ada bedanya
Hanya diam menunggu
Dengan memburu bayang bayang
Sama sama kosong
Kucoba tuang ke dalam kanvas
Dengan garis dan warna warni
Yang aku rindui
Apakah ada bedanya
Bila mata terpejam
Pikiran jauh mengembara
Menembus batas langit
Cintamu telah membakar jiwaku
Harum aroma tubuhmu
Menyumbat kepala dan pikiranku
Di bumi yang berputar
Pasti ada gejolak
Ikuti saja iramanya
Isi dengan rasa
Di menara langit
Halilintar bersahut
Aku merasa tak terlindung
Terbakar kegetiran
Cinta yang kuberi
Sepenuh hatiku
Entah yang kuterima
Aku tak peduli
Aku tak peduli
Aku tak peduli
Apakah ada bedanya
Ketika kita bertemu
Dengan saat kita berpisah
Sama sama nikmat
Tinggal bagaimana kita menghayati
Di belahan jiwa mana kita sembunyikan
Dada yang terluka
Duka yang tersayat
Rasa terluka
Apakah ada bedanya
Hanya diam menunggu
Dengan memburu bayang bayang
Sama sama kosong
Kucoba tuang ke dalam kanvas
Dengan garis dan warna warni
Yang aku rindui
Apakah ada bedanya
Bila mata terpejam
Pikiran jauh mengembara
Menembus batas langit
Cintamu telah membakar jiwaku
Harum aroma tubuhmu
Menyumbat kepala dan pikiranku
Di bumi yang berputar
Pasti ada gejolak
Ikuti saja iramanya
Isi dengan rasa
Di menara langit
Halilintar bersahut
Aku merasa tak terlindung
Terbakar kegetiran
Cinta yang kuberi
Sepenuh hatiku
Entah yang kuterima
Aku tak peduli
Aku tak peduli
Aku tak peduli
Apakah ada bedanya
Ketika kita bertemu
Dengan saat kita berpisah
Sama sama nikmat
Tinggal bagaimana kita menghayati
Di belahan jiwa mana kita sembunyikan
Dada yang terluka
Duka yang tersayat
Rasa terluka
Tuesday, April 24, 2012
Serpihan Hati
Utopia
Di matamu aku tak bermakna
Tak punyai arti apa apa
Kau hanya inginkanku
Saat kau perlu
Tak pernah berubah
Kadang ingin kutinggalkan semua
Letih hati menahan dusta
Di atas pedih ini
Aku sendiri selalu sendiri
Serpihan hati ini kupeluk erat
Akan kubawa sampai ku mati
Memendam rasa ini sendirian
Ku tak tahu mengapa
Aku tak bisa melupakanmu
Kupercaya suatu hari
Aku akan merebut hatimu
Walau harus menunggu
Sampai ku tak mampu
Menunggumu lagi
Di matamu aku tak bermakna
Tak punyai arti apa apa
Kau hanya inginkanku
Saat kau perlu
Tak pernah berubah
Kadang ingin kutinggalkan semua
Letih hati menahan dusta
Di atas pedih ini
Aku sendiri selalu sendiri
Serpihan hati ini kupeluk erat
Akan kubawa sampai ku mati
Memendam rasa ini sendirian
Ku tak tahu mengapa
Aku tak bisa melupakanmu
Kupercaya suatu hari
Aku akan merebut hatimu
Walau harus menunggu
Sampai ku tak mampu
Menunggumu lagi
Benci
Utopia
Haruskah aku mencintainya
Bila hanya berikan duka
Sepertinya aku bahagia
Satu sisi aku menangis
Aku pernah sangat berharga
Semua mata memujaku
Sampai kau datang dalam hidupku
Segalanya berubah
Kau mengambil hatiku
Jadikan yang kelabu
Kau menghancurkan semua impian
Yang tersimpan sejak dulu
Kaulah duri cintaku
Hingga menjadi benci
Tak lelah aku setia tersiksa sendiri
Betapa ingin kuberlari
Dan terlepas dari dirimu
Tapi semakin ku mencoba
Aku ingin kembali
Kau mengambil hatiku
Jadikan yang kelabu
Kau menghancurkan semua impian
Yang tersimpan sejak dulu
Kaulah duri cintaku
Hingga menjadi benci
Tak lelah aku setia tersiksa sendiri
Kau mengambil hatiku
Jadikan yang kelabu
Kau hancurkan segala impian
Haruskah aku mencintainya
Bila hanya berikan duka
Sepertinya aku bahagia
Satu sisi aku menangis
Aku pernah sangat berharga
Semua mata memujaku
Sampai kau datang dalam hidupku
Segalanya berubah
Kau mengambil hatiku
Jadikan yang kelabu
Kau menghancurkan semua impian
Yang tersimpan sejak dulu
Kaulah duri cintaku
Hingga menjadi benci
Tak lelah aku setia tersiksa sendiri
Betapa ingin kuberlari
Dan terlepas dari dirimu
Tapi semakin ku mencoba
Aku ingin kembali
Kau mengambil hatiku
Jadikan yang kelabu
Kau menghancurkan semua impian
Yang tersimpan sejak dulu
Kaulah duri cintaku
Hingga menjadi benci
Tak lelah aku setia tersiksa sendiri
Kau mengambil hatiku
Jadikan yang kelabu
Kau hancurkan segala impian
Subscribe to:
Posts (Atom)