Nice Friday
Maafkanlah aku
Jika ku tak sempurna
Maafkan jika kau terluka
Mungkin kau tersiksa
Namun mengertilah
Kar'na ku memang tak biasa
Aku bukanlah dewa
Aku hanya manusia
Aku tak kan pernah sempurna
Kumohon tetaplah di sini
Jangan pergi
Ku hanya ingin
Jadi yang terbaik
Untukmu hanyalah untukmu
Akan kuberi
Segala yang
Terbaik untukmu
Maafkanlah diriku
Kar'na ku tak sempurna
Maafkan jika kau terluka
Mungkin engkau tersiksa
Namun mengertilah
Kar'na ku memang tak biasa
Aku bukanlah dewa
Ku hanya manusia
Aku tak 'kan pernah sempurna
Kumohon tetaplah di sini
Jangan kau pergi ho
Ku hanya ingin
Jadi yang terbaik
Untukmu hanyalah untukmu
Akan ku beri segalanya yang ho o ho
Aku bukan dewa
Ku hanya manusia
Aku tak 'kan pernah sempurna
Sunday, March 31, 2013
Saturday, March 30, 2013
Dua Manusia
Paquita Wijaya
Dua manusia duduk
Dan bicara tentang cinta
Dan kasih sayangnya
Lagu lama terulang kembali
Tak mengapa
Itu biasa saja
Bila mereka
Memadu hatinya
Menjadi satu menjadi satu
Bila keduanya
Membagi cintanya ke kekasihnya
Itu wajar saja
Dua manusia kini terbang tinggi
Dan melayang tinggalkan dunia (dunia)
Kini mereka hidup bersama
Di usia muda
Belum saatnya
Jika keduanya
Mencoba menahan
Nafsu manusia nafsu manusia
Maka semua ini
Tak akan terjadi
Pada mereka berdua
Jika keduanya
Mencoba menahan
Nafsu manusia nafsu manusia
Maka semua ini
Tak akan terjadi
Pada mereka berdua
Jika keduanya
Mencoba menahan
Nafsu manusia
Maka semua ini
Tak akan terjadi
Pada mereka berdua
Dua manusia duduk
Dan bicara tentang cinta
Dan kasih sayangnya
Lagu lama terulang kembali
Tak mengapa
Itu biasa saja
Bila mereka
Memadu hatinya
Menjadi satu menjadi satu
Bila keduanya
Membagi cintanya ke kekasihnya
Itu wajar saja
Dua manusia kini terbang tinggi
Dan melayang tinggalkan dunia (dunia)
Kini mereka hidup bersama
Di usia muda
Belum saatnya
Jika keduanya
Mencoba menahan
Nafsu manusia nafsu manusia
Maka semua ini
Tak akan terjadi
Pada mereka berdua
Jika keduanya
Mencoba menahan
Nafsu manusia nafsu manusia
Maka semua ini
Tak akan terjadi
Pada mereka berdua
Jika keduanya
Mencoba menahan
Nafsu manusia
Maka semua ini
Tak akan terjadi
Pada mereka berdua
Jam Bersembayang
Lagu Asli : Sweet Hour of Prayer
William W Walford
William B Bradbury
Nyanyian Kemenangan Iman No. 90
Penerbit Yayasan Kalam Hidup
Jam bersembahyang yang sedap
Yang panggil dari dunia g'lap
Dan pada tahta Tuhanku
Serahkan keperluanku
Di waktu berkesusahan
Jiwaku dapat p'rhentian
Terluput dari kuasa g'lap
Dalam sembahyang yang sedap
Terluput dari kuasa g'lap
Dalam sembahyang yang sedap
Jam bersembayang yang teguh
Yang bawa permintaanku
Kepada Dia yang benar
Yang mau beri berkat terbesar
Disuruh cari mukaNya
Bersandar pada firmanNya
Serahkan kebimbanganku
Dalam sembayang yang sungguh
Serahkan kebimbanganku
Dalam sembayang yang sungguh
Jam bersembayang yang genap
Hiburkan hati yang tetap
Sampai dipanggil ke Surga
Beserta Tuhan ke seb'rang
Tubuhku t'rus ditinggalkan
Pahalaku dikurniakan
Bersorak dan terangkatlah
Ke tempat suci yang senang
Bersorak dan terangkatlah
Ke tempat suci yang senang
William W Walford
William B Bradbury
Nyanyian Kemenangan Iman No. 90
Penerbit Yayasan Kalam Hidup
Jam bersembahyang yang sedap
Yang panggil dari dunia g'lap
Dan pada tahta Tuhanku
Serahkan keperluanku
Di waktu berkesusahan
Jiwaku dapat p'rhentian
Terluput dari kuasa g'lap
Dalam sembahyang yang sedap
Terluput dari kuasa g'lap
Dalam sembahyang yang sedap
Jam bersembayang yang teguh
Yang bawa permintaanku
Kepada Dia yang benar
Yang mau beri berkat terbesar
Disuruh cari mukaNya
Bersandar pada firmanNya
Serahkan kebimbanganku
Dalam sembayang yang sungguh
Serahkan kebimbanganku
Dalam sembayang yang sungguh
Jam bersembayang yang genap
Hiburkan hati yang tetap
Sampai dipanggil ke Surga
Beserta Tuhan ke seb'rang
Tubuhku t'rus ditinggalkan
Pahalaku dikurniakan
Bersorak dan terangkatlah
Ke tempat suci yang senang
Bersorak dan terangkatlah
Ke tempat suci yang senang
Thursday, March 28, 2013
Pertama dan Terakhir
Ermy Kulit
Dari dulu aku telah
Katakan padamu
Kuterima apa adanya
Akan dirimu
Lupakanlah masa lalu
Janganlah kau ragu
Dengan hati tulus
Aku sanggup isi hatimu
S'ribu bulan telah lalu
Kaupergi dariku
Tiada pesan tiada harapan
Kau beri padaku
Kalau memang
Engkau ingin
Permainkan diriku
Janganlah padaku
Jangan hidupku
Engkau hancurkan
Bisik hati kecilku
Saatnya nanti pasti kan terjadi
Kisah kasih sayangku kau khianati
Dan berpaling pada sahabat karibku
Sampai hati kau
Mana ksatriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Janganlah kau ulangi
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang
Bahwa dia kasih yang terakhir
Dari dulu aku telah
Katakan padamu
Kuterima apa adanya
Akan dirimu
Lupakanlah masa lalu
Janganlah kau ragu
Dengan hati tulus
Aku sanggup isi hatimu
S'ribu bulan telah lalu
Kaupergi dariku
Tiada pesan tiada harapan
Kau beri padaku
Kalau memang
Engkau ingin
Permainkan diriku
Janganlah padaku
Jangan hidupku
Engkau hancurkan
Bisik hati kecilku
Saatnya nanti pasti kan terjadi
Kisah kasih sayangku kau khianati
Dan berpaling pada sahabat karibku
Sampai hati kau
Mana ksatriamu
Kini aku sadar
Bukan aku curahan kalbumu
Janganlah kau ulangi
Aku yang pertama
Berjanjilah sayang
Bahwa dia kasih yang terakhir
Masih Mungkinkah
Vokal : Ermy Kulit
Ciptaan : Is Haryanto
Mungkin kau masih teringat dulu
Waktu kau nyatakan cintamu padaku
Hati berbinar namun ragu
Pada ssat itu tak tahu mengapa
Mungkin kar'na kau harus pergi
Berpisah dariku dua tahun lamanya
Kutahu kau kecewa
Hanya air mata s'bagai jawabanku
Masihkah ingin kau ucapkan
Kata kata itu bila kau kembali
Masihkan ingin kau bisikkan
Kata kata mesra yang lembut di telingaku
Masihkah inginkan diriku
Jadi pendampingmu selama lamanya
Jangan biarkan diriku
Gelisah menunggu s'makin dalam rinduku
Jangan biarkan diriku hanyalah bertemu
Di dalam mimpi mimpi
Mungkin kau sendiri t'lah tahu
Betapa jujurnya dalam lubuk hatiku
Oh kapan kau kembali
Dan ucapkan janji tak berpisah lagi
Masihkah ingin kau ucapkan
Kata kata itu bila kau kembali
Masihkan ingin kau bisikkan
Kata kata mesra yang lembut di telingaku
Masihkah inginkan diriku
Jadi pendampingmu selama lamanya
Jangan biarkan diriku
Gelisah menunggu s'makin dalam rinduku
Jangan biarkan diriku hanyalah bertemu
Di dalam mimpi mimpi
Masihkah inginkan diriku
Jadi pendampingmu selama lamanya
Jangan biarkan diriku
Gelisah menunggu semakin dalam rinduku
Jangan biarkan diriku hanyalah bertemu
Di dalam mimpi mimpi
Di dalam mimpi mimpi
Di dalam mimpi mimpi
Ciptaan : Is Haryanto
Mungkin kau masih teringat dulu
Waktu kau nyatakan cintamu padaku
Hati berbinar namun ragu
Pada ssat itu tak tahu mengapa
Mungkin kar'na kau harus pergi
Berpisah dariku dua tahun lamanya
Kutahu kau kecewa
Hanya air mata s'bagai jawabanku
Masihkah ingin kau ucapkan
Kata kata itu bila kau kembali
Masihkan ingin kau bisikkan
Kata kata mesra yang lembut di telingaku
Masihkah inginkan diriku
Jadi pendampingmu selama lamanya
Jangan biarkan diriku
Gelisah menunggu s'makin dalam rinduku
Jangan biarkan diriku hanyalah bertemu
Di dalam mimpi mimpi
Mungkin kau sendiri t'lah tahu
Betapa jujurnya dalam lubuk hatiku
Oh kapan kau kembali
Dan ucapkan janji tak berpisah lagi
Masihkah ingin kau ucapkan
Kata kata itu bila kau kembali
Masihkan ingin kau bisikkan
Kata kata mesra yang lembut di telingaku
Masihkah inginkan diriku
Jadi pendampingmu selama lamanya
Jangan biarkan diriku
Gelisah menunggu s'makin dalam rinduku
Jangan biarkan diriku hanyalah bertemu
Di dalam mimpi mimpi
Masihkah inginkan diriku
Jadi pendampingmu selama lamanya
Jangan biarkan diriku
Gelisah menunggu semakin dalam rinduku
Jangan biarkan diriku hanyalah bertemu
Di dalam mimpi mimpi
Di dalam mimpi mimpi
Di dalam mimpi mimpi
Subscribe to:
Posts (Atom)