Sunday, March 10, 2013

Tangan Tak Sampai

Rinto Harahap

Pernahkah
Kau dengarkan burung burung bernyanyi
Pernahkah
Kau dengarkan dia menangis

Tawa dan tangis yang kudengar
Sama merdunya
Ataukah memang aku tak tahu
Senandungnya

Kuingat ada senyum yang  abadi di bibirmu

Mengapa tiada lagi kini sayang
Semua duka yang kau alami
Sudah nasibmu
Untuk apa kau sembunyikna senyum
Di bibirmu

Walau ingin hatimu memeluk gunung
Manalah mungkin tangan tak samapai
Walau ingin hatimu memetik bintang
Manalah mungkin tiada sayapmu

Biarlah yang hitam menjadi hitam
Jagan harapakan jadi putih
Biarlah rembulan di atas sana
Manalah mungkin turun ke sini

Kala Sang Surya Tenggelam

Surya tenggelam
Ditelan kabut kelam
Senja nan muram
Di hati remuk redam

Jalan berliku
Dalam kehidupan
Dua remaja kehilangan
Penawar rindu
Kasih pujaan
Menempuh cobaan

Malam mencekam
Rembulan sendu rawan
Anak perawan
Menanggung rindu dendam

Jalan berliku
Dalam kehidupan
Dua remaja kehilangan
Penawar rindu
Kasih pujaan
Menempuh cobaan

Saturday, March 9, 2013

Tak Mungkin Lagi

Vokal : Betharia Sonata

Kau membuat hatiku
Jadi tak menentu
Kau teganya padaku
Mengkhianati cinta kita

Dulu hatimu janji padakau
Bahwa kau menyayangiku
Tapi semua hanya kelabu
Yang mewarnai cinta kita

ho ooo


Tak mungkin lagi
Dan tak mungkin
Terjalin lagi
Tak mungkin lagi
Dan tak mungkin
Mengharapkanmu

Kupasrahkan semuanya
Apa yang  terjadi
Kuserahkan segalanya
Pada yang kuasa

Karena kita bersumpah padaNya
Untuk mengikat tali cinta
Tetapi kini kau nodai sudah
Cinta yang telah terbina

Yang Pertama Kali

Pance Pondaag

Denyut jantung di dada
Berdebar tak menentu
Karena kehadiranmu
Diam diam hatiku mengagumi dirimu
Bahkan menyayangimu

Untuk pertama kali
Itupun kuakui
Kau begitu berarti

Rasanya ingin selalu dekat dengan dirimu
Tak ingin pisah lagi

Yang pertama di dalam hidup ini
Rindu dan sayang menyiksa diri
Yang pertama di dalam hidup ini
Kasih dan sayang menerpa duiri

Terkadang tak sabar bibirku ini
Menyebut dan memanggil namamu sayang
Pertama kali di dalam hidupu ini
Menyayang dirimu

Satukanlah Hati Kami

Ciptaan : Pance Pondaag

Di sini setahun yang lalu
Menyatu hatiku dan hatimu
Tanpa janji janji tanpa kemesraan
Kau diam akupun membisu

Kau pergi dengan cita cita
Ke kota yang jauh di sana
Pasrah sudah hati
Hanya doa restu
Ku tunggu dengan sabar hati

Siang malam hanya doa yang kupanjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya selamanya

Siang malam hanya doa yang kupanjatkan
Tuhan lindungilah dia yang kusayangi
Satukanlah hati kami berdua
Selamanya selamanya


Ketik judul, penyanyi, composer atau potongan lirik